PemerintahanUmum

Update Bencana Sumatra: Korban Jiwa di Aceh Utara Bertambah, Penanganan Pascabencana Dipercepat

263
×

Update Bencana Sumatra: Korban Jiwa di Aceh Utara Bertambah, Penanganan Pascabencana Dipercepat

Sebarkan artikel ini
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat konferensi pers Update Penanganan Bencana di Sumatra (Foto: Tangkapan layar YouTube BNPB)

JATIMHEBAT.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat adanya penambahan korban jiwa akibat bencana yang melanda Aceh Utara. Hingga Sabtu, 3 Januari 2026, total korban meninggal dunia mencapai 1.167 jiwa.

“Kami menerima laporan penambahan korban meninggal dunia dari Aceh Utara sebanyak 10 jiwa. Dengan demikian, total korban jiwa meninggal dunia per hari ini menjadi 1.167 orang,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan pers yang diterima RRI, Minggu (4/1/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Selain korban jiwa, BNPB juga mencatat adanya penurunan signifikan jumlah pengungsi dalam dua hari terakhir. Penurunan tersebut terjadi setelah dilakukan rekapitulasi dan penghitungan ulang di seluruh titik pengungsian sejak awal tahun 2026.

“Total pengungsi korban bencana di Sumatra mencapai 257.780 jiwa. Hal ini menunjukkan adanya progres, seiring pembersihan kawasan yang saat ini dilakukan secara sangat intensif,” kata Abdul Muhari.

Ia memastikan bahwa upaya penanganan darurat hingga pendampingan kepada masyarakat terdampak akan terus dilakukan secara terpadu. Selain pendataan, BNPB juga melaporkan kemajuan signifikan dalam perbaikan infrastruktur serta pembersihan kawasan terdampak bencana di wilayah Sumatra.

“Untuk progres perbaikan akses jalan, jembatan, dan pembersihan kawasan, kami laporkan bahwa di Aceh Tamiang, termasuk di lingkungan pondok pesantren, kondisinya sudah terlihat sangat berbeda dibandingkan beberapa waktu sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kementerian Pertanian mencatat sebanyak 778.922 ekor hewan ternak terdampak bencana di Sumatra. Ratusan ribu ternak tersebut terdampak banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah, mulai dari Provinsi Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani dampak bencana terhadap sektor peternakan. Menurutnya, penanganan akan diawali dengan pendataan menyeluruh sebagai langkah awal pemulihan berkelanjutan bagi para peternak di daerah terdampak.

READ  Update Bencana Sumatra: Korban Meninggal Capai 1.177 Jiwa, 148 Orang Masih Hilang

“Kita identifikasi semua, ternak ayam, sapi, kambing, kita identifikasi. Dari sisi peternakan, kita juga memiliki program bantuan setelah masa pemulihan, yaitu pemulihan pascabencana,” kata Sudaryono. (DSQ)