PemerintahanUmum

Pemerintah Kawal Pemulangan Jemaah Umrah Indonesia yang Tertunda di Arab Saudi

245
×

Pemerintah Kawal Pemulangan Jemaah Umrah Indonesia yang Tertunda di Arab Saudi

Sebarkan artikel ini
Sejumlah jemaah umrah antre di bandara (Foto: istimewa)

JATIMHEBAT.COM – Kementerian Haji dan Umrah terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait kepulangan sejumlah jemaah umrah Indonesia yang mengalami penjadwalan ulang penerbangan di Arab Saudi. Penjadwalan ulang tersebut terjadi seiring meningkatnya eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Staf Teknis Urusan Haji Jeddah, M. Ilham Effendy, mengatakan pihaknya aktif menjembatani komunikasi antara jemaah, maskapai penerbangan, dan penyelenggara perjalanan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemulangan jemaah dapat berlangsung aman dan lancar.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Tim di lapangan terus melakukan koordinasi dengan maskapai, penyelenggara perjalanan, serta pihak terkait. Hal ini untuk membantu memastikan proses pemulangan jemaah dapat berjalan sesuai jadwal penerbangan yang tersedia,” ujar Ilham dalam keterangan resmi, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, terdapat beberapa kelompok jemaah umrah yang mengalami penjadwalan ulang penerbangan menuju Indonesia. Berdasarkan data per Minggu (8/3), sebanyak 17 jemaah dari PT BMA dijadwalkan menerima penerbangan ulang pada Selasa (10/3) dan Sabtu (14/3). Saat ini seluruh jemaah tersebut berada di Makkah.

Selain itu, sebanyak 67 jemaah umrah dari PT RLW juga masih menunggu jadwal penerbangan ulang. Sebagian di antaranya telah berhasil kembali ke Indonesia pada Senin (9/3) menggunakan maskapai Ethiopian Airlines dan Garuda Indonesia.

Sementara itu, tim di lapangan juga memfasilitasi komunikasi bagi lima jemaah umrah mandiri yang terdampak pembatalan penerbangan rute Madinah–Mumbai. Saat ini proses pengurusan pengembalian dana tiket (refund) serta penjadwalan penerbangan pengganti tengah dilakukan oleh pihak maskapai, dengan rencana keberangkatan menggunakan Saudia Airlines pada 15 Maret 2026.

Dalam periode pemantauan yang sama, KJRI Jeddah juga memonitor proses kepulangan sebanyak 2.062 jemaah umrah Indonesia. Dengan demikian, total jemaah yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 19.509 orang sejak 28 Februari hingga 8 Maret 2026.

READ  Perang Iran–Israel Memanas, Harga Emas Diprediksi Tembus Rp3,4 Juta per Gram

Di sisi lain, pada 8 Maret tercatat sebanyak 434 jemaah baru tiba di Arab Saudi dari Indonesia untuk melaksanakan ibadah umrah.

Ilham menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan perjalanan jemaah dapat berjalan dengan baik hingga kembali ke Indonesia.

“Koordinasi dan pemantauan akan terus kami lakukan bersama pihak terkait agar proses kepulangan jemaah dapat berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya. (IXG)