JATIMHEBAT.COM – Sebanyak 26.850 tiket Kereta Api (KA) Tambahan kelas Ekonomi Kerakyatan terjual hingga Kamis, 26 Maret 2026. Layanan yang dihadirkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) ini menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak jauh selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
KA tambahan tersebut melayani rute dari Stasiun Lempuyangan menuju Stasiun Pasar Senen. KAI mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang pada relasi ini dalam beberapa pekan terakhir.
Tingkat okupansi penumpang pada rute Lempuyangan–Pasar Senen bahkan mencapai 124 persen dari kapasitas yang tersedia. Dari total 10.187 kursi yang disediakan, penjualan tiket menunjukkan tingginya permintaan selama periode arus balik Lebaran.
Sementara itu, perjalanan arah sebaliknya dari Jakarta menuju Yogyakarta juga mencatat angka tinggi, dengan pemesanan mencapai 9.911 kursi atau setara 121 persen kapasitas. Tingginya mobilitas penumpang naik dan turun di stasiun antara menjadi salah satu faktor utama keterisian yang melampaui kapasitas tempat duduk.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan layanan Ekonomi Kerakyatan hadir sebagai alternatif baru dengan kenyamanan yang lebih baik.
“Kereta Ekonomi Kerakyatan memberikan tambahan kapasitas dengan pengaturan tempat duduk yang lebih nyaman. Layanan ini menjadi pilihan baru bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan Lebaran,” ujarnya.
Selama periode 11 hingga 25 Maret 2026, sebanyak 7.221 penumpang tercatat menggunakan rute Yogyakarta ke Jakarta. Sementara itu, 6.867 penumpang memanfaatkan perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta sejak awal pengoperasian layanan ini.
Rangkaian KA tambahan ini terdiri dari lima gerbong kelas eksekutif dan empat gerbong kelas ekonomi kerakyatan. Dalam satu perjalanan, tersedia 250 kursi untuk kelas eksekutif dan 372 kursi bagi penumpang ekonomi.
Kereta diberangkatkan dari Lempuyangan pukul 06.00 WIB dan tiba di Pasar Senen pada pukul 13.56 WIB. Untuk arah sebaliknya, kereta berangkat pukul 15.25 WIB dan tiba pada pukul 22.57 WIB.
Kenyamanan penumpang juga ditingkatkan melalui konfigurasi tempat duduk 3-2 yang memberikan ruang kabin lebih lega. Selain itu, kursi dapat disesuaikan arahnya mengikuti laju kereta, sehingga meningkatkan kenyamanan selama perjalanan antarkota.
Adapun harga tiket layanan ini dibanderol mulai Rp175.000 per orang untuk rute terjauh. Tarif tersebut berada di antara kelas Ekonomi Public Service Obligation (PSO) dan ekonomi reguler.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menyebut kehadiran layanan ini sebagai upaya memperkuat kapasitas angkutan pada jalur dengan permintaan tinggi.
“Di tengah meningkatnya mobilitas Lebaran, kehadiran layanan baru ini memberi pilihan tambahan bagi masyarakat dalam menentukan perjalanan, sekaligus memperkuat kapasitas angkutan pada jalur dengan permintaan tinggi,” katanya. (OQU)



