JATIMHEBAT.COM – BINUS @Malang kembali menggelar pameran tugas akhir mahasiswa Program Studi Interior Design bertajuk NARALOKA – Interior Design Final Project Exhibition. Berlangsung di Lobby & Art Gallery Kampus BINUS @Malang, pameran ini menjadi wadah apresiasi sekaligus sarana interaksi langsung antara dunia akademik, praktisi industri, asosiasi profesi, dan masyarakat umum.
Sebagai kampus berkonsep Digital Technopreneur, BINUS @Malang menjadikan NARALOKA bukan sekadar ajang unjuk estetika semata, melainkan integrasi antara kreativitas, penguasaan teknologi, dan pemenuhan kebutuhan pasar.
Fokus pada Konsep Keberlanjutan dan Muatan Lokal
Dalam pameran kali ini, para mahasiswa menghadirkan deretan rancangan interior yang berfokus pada tiga pilar utama:
– Sustainable Design: Pendekatan desain ramah lingkungan yang relevan dengan isu keberlanjutan masa kini.
– Smart Living: Pemanfaatan teknologi modern untuk efisiensi dan kenyamanan ruang.
– Local Content: Penguatan identitas dan nilai budaya lokal dalam setiap karya.
Direktur BINUS @Malang, Dr. Robertus Tang Herman, menegaskan bahwa pameran ini merupakan bukti kesiapan para lulusan untuk terjun langsung ke dunia kerja profesional.
“Melalui NARALOKA, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa BINUS @Malang tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan industri. Kami terus mendorong mahasiswa untuk menciptakan solusi inovatif yang memiliki nilai keberlanjutan dan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Robertus.
Uji Kompetensi dan Menjawab Tantangan Industri Modern
Sementara itu, Head of Interior Design BINUS @Malang, Ira Audia Agustina, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang validasi serta ujian nyata kompetensi mahasiswa sebelum resmi lulus.
Melalui NARALOKA, mahasiswa mendapatkan kesempatan mempresentasikan ide perancangan sekaligus menerima masukan berharga secara langsung dari para praktisi dan mitra industri. Umpan balik tersebut dinilai penting untuk membentuk mentalitas desainer yang kritis dan adaptif.
“Industri desain interior terus mengalami perubahan. Desainer masa depan tidak cukup hanya memiliki kemampuan visual dan teknis. Mereka juga harus mampu berpikir kritis, beradaptasi dengan teknologi, berkolaborasi lintas disiplin, serta memiliki sensitivitas terhadap persoalan lingkungan dan masyarakat,” tegas Ira.
Diharapkan Jadi Agenda Tahunan dan Wadah Kolaborasi
Selain menampilkan hasil karya terbaik, NARALOKA diproyeksikan dapat memperkuat jejaring kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor industri. Interaksi yang terjalin selama pameran membuka peluang kerja sama hingga potensi penyerapan tenaga kerja bagi para lulusan.
Ke depan, pameran NARALOKA ditargetkan menjadi agenda tahunan yang konsisten melahirkan talenta-talenta muda yang adaptif, berorientasi keberlanjutan, dan siap menjawab tantangan desain di masa depan. (VJQ)



