JATIMHEBAT.COM – Dedikasi dalam menjaga marwah pers serta mendorong profesionalisme wartawan mengantarkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Lutfi L Hakim, meraih Radar Surabaya Award 2026 sebagai Tokoh Pers Jawa Timur.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi Lutfi dalam memperkuat kualitas jurnalistik, meningkatkan kompetensi insan pers, serta menjaga independensi media sebagai pilar penting demokrasi dan penyampai informasi yang berpihak kepada kepentingan publik.
Penghargaan diserahkan dalam malam penganugerahan Radar Surabaya Award 2026 yang berlangsung di Hotel Vasa Surabaya, Kamis (30/7/2026). Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria, bersama sejumlah tokoh pemerintahan, pelaku usaha, akademisi, dan insan pers.
Penghargaan Tokoh Pers Jawa Timur diberikan kepada Lutfi L Hakim atas kiprahnya dalam mendorong perkembangan pers yang profesional, berkualitas, serta tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip jurnalistik.
Di bawah kepemimpinannya, PWI Jawa Timur terus memperkuat berbagai program peningkatan kompetensi wartawan melalui pelatihan, sertifikasi, hingga kegiatan edukasi jurnalistik yang bertujuan menciptakan sumber daya manusia pers yang profesional dan berintegritas.
Selain itu, PWI Jatim juga terus memperkuat peran pers sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi dengan mendorong praktik jurnalistik yang independen, akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Lutfi dinilai memiliki kontribusi besar dalam membangun ekosistem jurnalistik yang sehat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.
Perkembangan media digital dan munculnya berbagai platform informasi baru membuat industri pers menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Media tidak hanya dituntut menyajikan informasi secara cepat, tetapi juga harus mampu menjaga akurasi, independensi, serta kredibilitas pemberitaan.
Di tengah disrupsi teknologi tersebut, wartawan dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan digital tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalistik, seperti verifikasi, keberimbangan, dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.
Dalam konteks itulah, PWI Jawa Timur di bawah kepemimpinan Lutfi L Hakim terus mendorong peningkatan kapasitas insan pers agar mampu menjawab tantangan zaman sekaligus mempertahankan kepercayaan publik terhadap media.
Profesionalisme wartawan, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas pemberitaan sekaligus memperkuat fungsi pers sebagai penyampai informasi, media edukasi, ruang kontrol sosial, dan pengawal pembangunan.
Radar Surabaya Award 2026 sendiri merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada tokoh-tokoh, institusi, dan berbagai elemen masyarakat yang dinilai memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan, pelayanan publik, dunia usaha, pendidikan, hingga kemajuan Jawa Timur.
Penghargaan yang diterima Lutfi juga merefleksikan pentingnya peran pers dalam mengawal berbagai dinamika sosial, ekonomi, politik, serta pembangunan daerah melalui pemberitaan yang objektif, independen, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Di tengah derasnya arus informasi dan berkembangnya teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), keberadaan wartawan profesional semakin dibutuhkan untuk memastikan setiap informasi yang diterima publik telah melalui proses verifikasi dan memenuhi standar jurnalistik.
Penghargaan sebagai Tokoh Pers Jawa Timur semakin memperkuat pengakuan atas kiprah Lutfi L Hakim dalam memajukan dunia pers di Jawa Timur. Penghargaan tersebut juga menjadi motivasi bagi PWI Jawa Timur untuk terus menghadirkan jurnalisme yang berkualitas, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta tetap menjunjung tinggi kepentingan publik. (PWX)



