JATIMHEBAT.COM – Tongkat estafet kepemimpinan Bank Indonesia (BI) resmi berpindah. DPR RI merestui Destry Damayanti sebagai Gubernur BI periode 2026–2031 menggantikan Perry Warjiyo yang telah menuntaskan tugasnya selama dua periode. Keputusan ini memecahkan rekor bersejarah, menjadikan Destry sebagai perempuan pertama yang menduduki kursi nomor satu di bank sentral sejak berdiri.
Pengesahan tersebut diketok dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 DPR RI pada Selasa (1/9/2026). Selain Gubernur baru, DPR turut mengesahkan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI serta Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode yang sama.
Mengakhiri masa jabatannya yang dimulai sejak 2018, Perry menitipkan pesan kunci bagi nakhoda baru BI di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global.
“Saya berharap Dewan Gubernur yang baru mampu memperkuat mandat Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, di tengah gejolak global yang masih berlanjut,” ujar Perry, Selasa (1/9/2026).
Perry juga menyampaikan ucapan selamat dan apresiasinya atas keterpilihan jajaran jajaran kepemimpinan baru ini, sembari menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya selama memimpin.
Modal Pengalaman Panjang
Tantangan mengawal nilai tukar rupiah dan inflasi bukan hal asing bagi Destry. Ia memiliki rekam jejak sekitar tujuh tahun di jajaran teratas pembuat kebijakan BI.
Destry pertama kali dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI pada 7 Agustus 2019 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019. Kepercayaan tersebut berlanjut saat ia kembali mengumpah jabatan untuk posisi yang sama pada 7 Agustus 2024 (Keppres Nomor 74/P Tahun 2024).
Pengalaman mendalam di Dewan Gubernur tersebut menjadi modal krusial bagi Destry dalam meracik kebijakan moneter yang presisi: menyeimbangkan stabilitas pasar finansial sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional selama lima tahun ke depan. (MGI)



