Umum

KAI Logistik Buka Pengiriman Sapi dan Hasil Pertanian Banyuwangi-Jakarta, Tempuh 26 Jam

304
×

KAI Logistik Buka Pengiriman Sapi dan Hasil Pertanian Banyuwangi-Jakarta, Tempuh 26 Jam

Sebarkan artikel ini

JATIMHEBAT.COM – PT KAI Logistik akan membuka layanan pengiriman hewan ternak dan hasil pertanian dari Banyuwangi menuju Jakarta pada akhir September 2026. Layanan berbasis kereta api ini ditargetkan mempercepat distribusi berbagai komoditas unggulan Banyuwangi ke pasar nasional.

Pengiriman komoditas akan dilayani melalui dua titik pemuatan, yakni Stasiun Argopuro di Kecamatan Kalipuro dan Stasiun Kalisetail di Kecamatan Sempu.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Sejumlah komoditas yang akan diangkut melalui layanan tersebut meliputi sapi, buah-buahan, sayuran, cabai, serta berbagai hasil pertanian lainnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut positif rencana pembukaan layanan pengiriman menggunakan kereta api tersebut. Menurutnya, konektivitas transportasi yang semakin baik akan memperluas akses pasar bagi produk pertanian dan peternakan Banyuwangi.

“Dengan layanan ini semakin membuka peluang komoditas pertanian dan peternakan Banyuwangi menjangkau pasar yang lebih luas. Pengiriman juga menjadi lebih cepat dan tepat waktu,” kata Ipuk, Sabtu (12/9/2026).

KAI Logistik Hidupkan Kembali Angkutan Ternak

Direktur Operasi KAI Logistik Broer Rizal mengatakan, pengangkutan hewan ternak menggunakan kereta api sebenarnya bukan hal baru di Indonesia.

Menurutnya, angkutan ternak dengan kereta api pernah beroperasi sejak era 1960-an hingga awal 2000-an. Setelah sempat berhenti, layanan tersebut kini kembali dihidupkan untuk mendukung distribusi komoditas dari daerah penghasil menuju pusat permintaan.

Perjalanan perdana layanan tersebut dijadwalkan dimulai pada akhir September 2026. Banyuwangi akan menjadi titik awal keberangkatan, sementara Jakarta Gudang menjadi tujuan akhir.

Banyuwangi dipilih sebagai titik awal karena memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan, termasuk populasi sapi yang cukup tinggi.

“Kami pilih Banyuwangi karena potensinya memang besar. Komoditasnya beragam, populasi sapinya juga banyak,” ujar Broer.

READ  Lion Group Jajaki Rute Baru Banyuwangi ke Lombok dan Kuala Lumpur

Waktu Tempuh Banyuwangi-Jakarta Ditargetkan 26 Jam

KAI Logistik menargetkan waktu tempuh pengiriman maksimal sekitar 26 jam. Durasi tersebut diharapkan dapat membuat hewan ternak tiba di daerah tujuan dalam kondisi lebih baik dengan tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan pengiriman melalui jalur darat.

Untuk mendukung kapasitas angkutan, KAI Logistik menyiapkan 20 gerbong khusus hasil modifikasi kontainer. Gerbong tersebut dirancang untuk mengangkut ternak maupun komoditas pertanian dalam jumlah besar.

Kehadiran layanan ini diharapkan tidak hanya memberikan alternatif transportasi bagi petani dan peternak Banyuwangi, tetapi juga memperkuat rantai distribusi komoditas dari sentra produksi menuju pasar nasional.

Dengan waktu tempuh yang ditargetkan lebih cepat dan kapasitas angkut yang besar, moda kereta api diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mendukung efisiensi logistik komoditas pertanian dan peternakan.

Gandeng Bogantara Indo Transport

Dalam menjalankan layanan tersebut, KAI Logistik menggandeng PT Bogantara Indo Transport sebagai mitra teknis.

Mitra tersebut akan menangani rangkaian proses logistik, mulai dari penjemputan komoditas dari lokasi petani dan peternak, pengemasan, pemuatan ke gerbong, hingga distribusi kepada konsumen di daerah tujuan.

Skema tersebut membuat proses pengiriman tidak hanya berfokus pada perjalanan menggunakan kereta api, tetapi mencakup rantai distribusi dari titik produksi hingga sampai ke konsumen.

Bagi Banyuwangi, hadirnya layanan pengiriman ternak dan hasil pertanian menggunakan kereta api menjadi peluang untuk memperluas pasar komoditas lokal. Produk pertanian dan peternakan daerah tersebut kini memiliki alternatif jalur distribusi menuju Jakarta dan pasar nasional dengan target waktu tempuh maksimal sekitar 26 jam. (JZA)