JATIMHEBAT.COM – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar Rapat Terbuka Wisuda Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, dan Doktor Periode 122, Sabtu (26/9/2026). Dalam momentum tersebut, Rektor UNESA Nurhasan berpesan kepada para wisudawan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Wisuda UNESA Periode 122 mengusung tema “Wisudawan UNESA Berintegritas dan Berdaya Saing, Meneguhkan Tridharma untuk Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menjadi penegasan komitmen UNESA dalam menyiapkan lulusan yang memiliki integritas, karakter, kompetensi, dan daya saing.
Rektor UNESA Nurhasan mengatakan, selama menempuh pendidikan, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga berbagai kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi perubahan global dan perkembangan teknologi.
“UNESA memang menyiapkan segala sesuatunya agar mahasiswa, ketika nantinya menjadi alumni, memiliki integritas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar Nurhasan.
Menurutnya, lulusan UNESA diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja. Para alumni juga didorong mampu menciptakan lapangan pekerjaan, menghadirkan solusi bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah.
“Mereka diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan, mencarikan solusi, serta ikut mengawal program-program Asta Cita Presiden yang kita cintai, sekaligus program-program prioritas pemerintah,” tutur Nurhasan.
Ia menjelaskan, UNESA membekali mahasiswa dengan berbagai kompetensi lintas bidang. Di antaranya kemampuan berhitung dan akuntansi, pendampingan psikologi, hingga manajemen dan tata kelola untuk mendukung pelaksanaan berbagai program.
Nurhasan juga mendorong para wisudawan untuk terus meningkatkan kapasitas diri setelah lulus. Menurutnya, perkembangan teknologi dan transformasi digital berlangsung sangat cepat sehingga lulusan perlu terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan.
“Harapannya, para wisudawan itu tetap semangat untuk selalu belajar, belajar, dan belajar. Perubahan begitu cepat, transformasi digital juga begitu cepat,” ujarnya.
UNESA Siapkan Beasiswa bagi Wisudawan Berprestasi
Selain pembekalan kompetensi, UNESA memberikan apresiasi berupa beasiswa kepada sejumlah wisudawan terbaik. Beasiswa tersebut disiapkan untuk mendorong lulusan berprestasi melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) maupun doktor (S3).
Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni UNESA, Martadi, mengatakan pemberian beasiswa merupakan bentuk apresiasi terhadap lulusan berprestasi yang dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
“Pemberian beasiswa itu merupakan salah satu bentuk apresiasi kita kepada putra-putri wisudawan yang luar biasa. Kami sadar bahwa mereka adalah aset negara. Karena itu, kita harus memberikan apresiasi agar mereka bisa melanjutkan studi,” kata Martadi.
UNESA juga melakukan tracer study untuk memantau kondisi lulusan setelah menyelesaikan pendidikan. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, sekitar 48 persen wisudawan yang mengikuti wisuda Periode 122 telah mendapatkan pekerjaan.
Sementara itu, sekitar 10 persen wisudawan menyatakan ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3.
“Yang menggembirakan, sekitar 48 persen dari wisudawan yang hari ini diwisuda sudah mendapatkan pekerjaan. Kemudian, sekitar 10 persen di antara mereka ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3. Saya pikir ini sesuatu yang sangat positif,” ujar Martadi.
Lulusan Berprestasi Dipetakan untuk Talent Scouting
UNESA juga akan melakukan pemetaan terhadap wisudawan dengan capaian akademik yang baik. Lulusan berprestasi tersebut nantinya dapat dihubungkan dengan program pembinaan talenta di tingkat kementerian.
Menurut Martadi, langkah tersebut membuka peluang bagi lulusan UNESA untuk mengikuti proses talent scouting dan mendapatkan akses terhadap berbagai program beasiswa pemerintah.
“Negara melalui Kementerian Pendidikan, khususnya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sedang menghimpun talenta-talenta lulusan yang hebat. Nantinya mereka akan melalui proses talent scouting,” jelasnya.
Dari sisi capaian akademik, Martadi menyebut rata-rata IPK wisudawan UNESA berada di kisaran 3,8 hingga 3,9. Capaian tersebut dinilai menunjukkan prestasi akademik yang menggembirakan.
Pada setiap periode wisuda, UNESA menyiapkan beasiswa bagi sekitar 12 wisudawan terbaik dari berbagai fakultas. Dukungan tersebut diberikan untuk membantu para lulusan melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
“Tren IPK wisudawan hari ini rata-rata sudah berada di angka 3,8–3,9. Menurut saya, itu sesuatu yang sangat luar biasa. Jadi, tidak perlu khawatir soal kuliah. Kami yang akan menyelesaikannya,” tutur Martadi.
Ia menegaskan, UNESA berkomitmen memberikan dukungan bagi lulusan berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan.
“Yang belum S2, kita S2-kan. Yang belum S3, kita S3-kan,” pungkasnya.
Melalui Wisuda UNESA Periode 122, kampus tersebut tidak hanya melepas para lulusan memasuki dunia profesional, tetapi juga mendorong mereka menjadi sumber daya manusia yang berintegritas, berdaya saing, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. (WMY)



