PemerintahanPendidikanUmum

Pemkab Banyuwangi Gandeng UNJ Perkuat Pendidikan dan Pengembangan SDM

396
×

Pemkab Banyuwangi Gandeng UNJ Perkuat Pendidikan dan Pengembangan SDM

Sebarkan artikel ini

JATIMHEBAT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperluas jaringan kolaborasi strategis dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Terbaru, Pemkab Banyuwangi resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang berfokus pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pengembangan dan pendayagunaan Sumber Daya Manusia (SDM).

Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tersebut berlangsung di Pendopo Sabha Swagata Blambangan pada Jumat malam (25/9/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut hangat sinergi ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan institusi akademis merupakan salah satu strategi kunci pemkab untuk mengakselerasi pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM lokal.

“Alhamdulillah hari ini kami senang karena satu lagi kampus terbaik di Indonesia melakukan MoU dengan Pemkab Banyuwangi, yaitu Universitas Negeri Jakarta. Mudah-mudahan dengan kerja sama ini nantinya banyak hal yang bisa kita sinergikan, terutama pada sektor pengembangan SDM,” ujar Bupati Ipuk usai acara.

Buka Akses Pendidikan Tinggi dan Tekan Kemiskinan

Kerja sama ini diharapkan mampu memperluas jejaring pendidikan sekaligus membuka peluang lebih besar bagi anak-anak daerah di Banyuwangi untuk mengenyam pendidikan tinggi di ibu kota.

Sebagai alumni UNJ, Bupati Ipuk optimistis kemitraan ini akan memperkuat berbagai program intervensi sosial dan pendidikan yang telah berjalan di Banyuwangi. Saat ini, Pemkab Banyuwangi memiliki beragam program prioritas untuk pemerataan akses pendidikan, seperti:

1. Beasiswa Banyuwangi Cerdas untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

2. Beasiswa Banyuwangi Progresif khusus program dokter spesialis.

3. Garda Ampuh untuk menjangkau dan menangani anak terindikasi putus sekolah.

4. Program Aksara guna memfasilitasi layanan pendidikan nonformal.

“Mudah-mudahan dengan bertambahnya mitra kampus perguruan tinggi, program penanganan kemiskinan dan pembenahan pendidikan kami bisa semakin kuat,” tambah Ipuk.

READ  Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Podium Perdana Moto3 di Brasil

Rektor UNJ Puji Kepemimpinan dan Pariwisata Banyuwangi

Pada kesempatan yang sama, Rektor UNJ Prof. Komarudin menyampaikan apresiasi mendalam atas berbagai terobosan pembangunan yang berhasil direalisasikan oleh Pemkab Banyuwangi. Menurutnya, keberhasilan Banyuwangi membawa sektor pariwisata ke panggung dunia menjadi pelajaran berharga yang patut dicontoh.

Prof. Komarudin menilai, pola kepemimpinan dan manajemen pemda yang adaptif di bawah pimpinan Bupati Ipuk dapat direplikasi dalam tata kelola kelembagaan di UNJ, baik pada tataran akademik maupun non-akademik.

“Inilah salah satu alasan kami bekerja sama dengan Banyuwangi. Dari Banyuwangi kita belajar banyak pengalaman berharga, terutama bagaimana memimpin perubahan di kampus. Pola kepemimpinan di sini sangat inspiratif,” tegas Prof. Komarudin.

Rangkaian acara penandatanganan kerja sama ini juga dirangkaikan dengan agenda Seminar dan Lokakarya (Semiloka) yang menghadirkan narasumber Menteri PANRB periode 2022–2024 Abdullah Azwar Anas bersama Prof. Komarudin. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Wakil Rektor dan civitas akademika UNJ, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Banyuwangi. (NAW)