JATIMHEBAT.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan doa, dukungan, dan motivasi kepada 438.126 murid jenjang SMA, SMK, SLB, dan sederajat di Jawa Timur yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) mulai Senin, 26 Oktober 2026.
Khofifah berpesan agar seluruh murid menghadapi asesmen tersebut dengan tenang dan percaya diri, tetap menjunjung tinggi kejujuran, serta tidak melupakan doa dan restu kedua orang tua. Ia berharap para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik setelah menjalani proses pembelajaran bersama guru di sekolah.
“Untuk anak-anakku tercinta, para pelajar Jawa Timur, selamat mengikuti Tes Kemampuan Akademik. Awali dengan berdoa, jangan lupa memohon doa dan restu kedua orang tua, Insya Allah, ikhtiar yang sungguh-sungguh akan membawa hasil terbaik,” pesan Khofifah, Minggu (25/10/2026).
Selain memberikan motivasi kepada para murid, Khofifah mengajak orang tua untuk turut mendampingi anak-anak selama menghadapi TKA. Dukungan tersebut dapat diberikan melalui doa, kasih sayang, serta dorongan positif agar anak lebih siap mengikuti tes.
Ia mengingatkan orang tua agar tidak memberikan tekanan berlebihan terkait nilai atau hasil yang harus dicapai. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi dan keunggulan masing-masing yang perlu terus didukung dan dikembangkan.
“Jangan membebani mereka dengan tuntutan nilai yang berlebihan. Yakinkan bahwa kita bangga atas perjuangan dan kesungguhan mereka dalam belajar,” tuturnya.
438.126 Murid Terdaftar Ikuti TKA Jatim 2026
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, sebanyak 438.126 murid telah terdaftar dalam sistem untuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik 2026. Sementara itu, sebanyak 4.546 satuan pendidikan telah berstatus terdaftar final.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.518 satuan pendidikan akan melaksanakan TKA dengan moda daring penuh (full online), sedangkan 1.028 satuan pendidikan lainnya menggunakan moda semi daring (semi online).
Pemilihan moda pelaksanaan disesuaikan dengan kondisi geografis serta ketersediaan jaringan internet di masing-masing daerah. Pengaturan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan asesmen bagi seluruh peserta didik di Jawa Timur.
TKA jenjang SMA, SMK, SLB, dan sederajat dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap sesuai dengan pembagian gelombang yang telah ditentukan.
Khofifah Minta Kesiapan Teknis TKA Dipastikan
Untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar, Khofifah meminta Dinas Pendidikan Jawa Timur mematangkan seluruh persiapan, baik dari sisi teknis maupun administratif.
Kesiapan tersebut mencakup perangkat komputer, jaringan internet, pasokan listrik, ruang tes, hingga petugas proktor dan teknisi yang bertanggung jawab mendukung pelaksanaan asesmen.
“Pastikan komputer, jaringan internet, pasokan listrik, ruang tes, serta proktor dan teknisi benar-benar siap. Siapkan langkah antisipasi dan jalur pelaporan yang jelas agar setiap kendala dapat segera ditangani,” tegasnya.
Khofifah berharap seluruh rangkaian Tes Kemampuan Akademik 2026 di Jawa Timur berlangsung lancar, tertib, dan memberikan pengalaman yang baik bagi peserta didik.
Ia juga mengajak para murid untuk menjaga integritas, menghargai proses belajar, serta menjadikan asesmen sebagai bagian dari perjalanan pendidikan untuk terus berkembang dan meraih cita-cita.
Dengan dukungan sekolah, orang tua, dan kesiapan penyelenggara, pelaksanaan TKA diharapkan dapat berjalan optimal sehingga para murid bisa mengikuti setiap tahapan dengan nyaman dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. (XGW)



