JATIMHEBAT.COM – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Magetan berhasil meraih gelar juara umum dalam Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup VIII Open Tournament 2026. Ajang yang berlangsung di GOR Ki Mageti, Magetan, pada 23–25 Oktober 2026 tersebut diikuti lebih dari 2.200 peserta dari berbagai daerah, termasuk Yogyakarta, Solo, Malang, dan Surabaya.
Kejuaraan ini menjadi ajang kompetisi sekaligus wadah pembinaan atlet pencak silat dari berbagai perguruan dan daerah. Tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga bela diri tradisional yang juga menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia.
Wakil Bupati Magetan Sujatni Priasmoro, yang akrab disapa Kang Suyat, menutup kejuaraan pada Minggu (25/10/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap pencak silat di Magetan, mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.
Menurutnya, besarnya minat tersebut perlu dikelola secara berkelanjutan melalui pembinaan yang terarah agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi. Ia juga mengingatkan agar persaingan antarpesilat maupun perguruan menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan, bukan memicu perselisihan.
“Yang sudah terbentuk di Magetan ini luar biasa, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa memiliki minat terhadap pencak silat. Ini perlu kita kelola dengan baik agar lebih produktif. Rivalitas harus menjadi rivalitas positif untuk meningkatkan prestasi, bukan justru menimbulkan hal-hal negatif,” ujar Kang Suyat.
Ia berharap Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup dapat terus menjadi ruang bagi para atlet untuk mengukur kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, serta mengembangkan potensi mereka agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga perkembangan pencak silat di Magetan. Karena itu, kompetisi seperti Bupati Cup diharapkan tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga memperkuat kualitas atlet dan membangun iklim olahraga yang sehat.
Bupati Magetan Tekankan Pelestarian Pencak Silat
Sebelumnya, Bupati Magetan Nanik Sumantri saat membuka Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup VIII Open Tournament 2026 menegaskan bahwa pencak silat tidak hanya merupakan olahraga bela diri, tetapi juga bagian dari seni dan budaya bangsa yang perlu dilestarikan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembinaan olahraga, menjaring prestasi generasi muda, sekaligus melestarikan seni budaya bangsa,” ujar Bupati Nanik.
Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam olahraga tidak semata-mata diukur dari hasil pertandingan. Proses latihan, pengalaman bertanding, persahabatan, serta pembentukan karakter juga menjadi bagian penting dari tujuan penyelenggaraan kejuaraan.
Melalui kompetisi tersebut, para pesilat diharapkan dapat belajar menjunjung sportivitas, menghormati lawan, serta membangun kedisiplinan dan mental bertanding.
Kejuaraan Bupati Cup VIII Open Tournament 2026 pun diharapkan mampu memperkuat pembinaan pencak silat di Kabupaten Magetan sekaligus menyediakan ruang kompetisi yang sehat bagi atlet dari berbagai daerah.
Keberhasilan PSHT Cabang Magetan meraih gelar juara umum menjadi salah satu hasil dari persaingan yang berlangsung selama tiga hari. Lebih dari sekadar perebutan gelar, kejuaraan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mencetak atlet berprestasi dan menjaga pencak silat tetap berkembang sebagai olahraga sekaligus warisan budaya Indonesia. (JUZ)



