Umum

Kisah Sub Jersey, Dari Baju Gowes Lokal hingga Sport Apparel Mendunia

328
×

Kisah Sub Jersey, Dari Baju Gowes Lokal hingga Sport Apparel Mendunia

Sebarkan artikel ini

JATIMHEBAT.COM – Bermula dari keisengan sekelompok pecinta gowes di Surabaya pada 2016, Sub Jersey kini menjelma menjadi salah satu brand sport apparel ikonik di Indonesia. Tak hanya menguasai pasar domestik, produk Sub Jersey bahkan berhasil menembus pasar premium internasional seperti Jepang dan Korea Selatan.

CEO Sub Jersey, Bagus Ramadani, mengungkapkan bahwa ide bisnis tersebut lahir dari keresahan pribadi yang ia rasakan bersama komunitas sepedanya. Saat itu, apparel sepeda identik dengan produk impor yang harganya relatif mahal dan hanya menyasar kalangan tertentu.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Kalau dilihat dari piramida, pasarnya hanya di puncak yang pasti sedikit. Jadi visi besarnya adalah menciptakan produk yang bisa dinikmati mulai dari kalangan bawah, menengah, sampai atas,” ujar Bagus saat menjadi narasumber dalam podcast Cerita Bersama Brand Lokal di kanal YouTube JNE_ID.

Dengan konsep sederhana namun kuat, Sub Jersey merilis produk awal bertajuk 05AM. Nama tersebut terinspirasi dari kebiasaan komunitas sepeda yang kerap memulai aktivitas gowes pada pukul 05.00 pagi. Emblem 05AM kemudian menjadi identitas yang melekat dan dikenal luas di kalangan pesepeda.

Titik balik kesadaran publik terhadap Sub Jersey terjadi pada 2018. Saat itu, brand ini meluncurkan desain spesial bertema Hari Kemerdekaan Indonesia. Berbeda dari pendekatan umum yang mengangkat motif Jawa, Sub Jersey justru mengeksplorasi kekayaan budaya Nusantara seperti arsitektur Tongkonan dari Sulawesi dan Batik Mega Mendung dari Cirebon.

“Desain yang dalam dan penuh makna ini langsung menarik perhatian besar dari komunitas gowes. Ini membuktikan bahwa konsumen menghargai produk dengan cerita dan identitas budaya yang kuat,” jelas Bagus.

Kini, pendekatan tersebut berkembang menjadi seri Archipelago, yang menjadi ciri khas Sub Jersey dalam memadukan fungsi sport apparel dengan narasi budaya Indonesia.

READ  Finfest 2025, Ruang Edukasi dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kediri

Di tengah menjamurnya brand sport apparel baru, Bagus menegaskan bahwa Sub Jersey tetap bertahan dengan dua prinsip utama. Pertama, komitmen pada kualitas. Kedua, riset mendalam dalam setiap lini produk. Ia menolak memproduksi apparel secara instan atau sekadar mengikuti tren pasar.

Setiap produk Sub Jersey melewati proses riset material dan desain yang panjang, bahkan hingga berbulan-bulan. Tujuannya untuk memastikan kenyamanan serta performa optimal sesuai aktivitas penggunanya.

Menariknya, meski berbasis di Surabaya, omzet terbesar Sub Jersey justru berasal dari Jakarta. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya pola belanja daring sejak pandemi. Untuk menjaga kepercayaan konsumen, Sub Jersey pun konsisten menjaga kualitas produk dan menggandeng JNE sebagai mitra logistik.

“Orang belanja itu punya harapan dapat produk yang bagus. Ini yang kami jaga, produknya harus bagus dan dikirim tepat waktu. Karena itu kami memilih JNE,” katanya.

Perjalanan Sub Jersey menuju pasar internasional pun terbilang unik. Pada masa pandemi, seorang pesepeda asal Korea Selatan yang tengah berada di Indonesia membeli beberapa produk Sub Jersey dan membawanya pulang. Dari situ, pesanan dalam jumlah besar mulai berdatangan dan berlanjut hingga kini.

Tak lama berselang, pasar Jepang pun menyusul. Menariknya, material Sub Jersey yang dirancang untuk iklim tropis Indonesia justru sangat cocok digunakan di negara dengan suhu lebih dingin seperti Jepang dan Korea Selatan.

“Bahan elite kita ternyata di Jepang dan Korea Selatan justru lebih cocok dibanding di Indonesia karena cuacanya lebih dingin,” ungkap Bagus.

Dari keisengan komunitas gowes hingga menembus pasar global, Sub Jersey membuktikan bahwa brand lokal dengan visi kuat, kualitas terjaga, dan identitas budaya yang otentik mampu bersaing di level internasional.

READ  Polres Bondowoso Sidak SPBU, Pastikan Kualitas Pertalite Aman dan Sesuai Standar 

Kata Kunci: (SMX)