Umum

1.390 Personel PLN UIT JBM Disiagakan Jaga Keandalan Listrik di Jawa Timur dan Bali

278
×

1.390 Personel PLN UIT JBM Disiagakan Jaga Keandalan Listrik di Jawa Timur dan Bali

Sebarkan artikel ini

JATIMHEBAT.COM – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026, PT PLN (Persero) melalui Direktorat Transmisi dan Perencanaan Sistem menetapkan masa siaga pengamanan pasokan listrik selama 20 hari, terhitung mulai 12 Maret hingga 31 Maret 2026.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan selama periode Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri, ketika kebutuhan listrik masyarakat biasanya mengalami peningkatan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Menindaklanjuti penetapan masa siaga tersebut, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) segera menyiapkan berbagai langkah strategis guna menjaga keandalan jaringan transmisi listrik di wilayah Jawa Timur dan Bali.

Sebagai bagian dari kesiapan operasional, PLN UIT JBM menyiagakan sebanyak 1.390 personel yang tersebar di seluruh wilayah kerja. Para petugas tersebut akan bersiaga selama 24 jam penuh setiap hari selama masa siaga berlangsung.

Seluruh personel juga telah dibekali dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penanganan berbagai potensi gangguan pada sistem transmisi listrik, sehingga respons penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Selain kesiapan personel, PLN UIT JBM juga menyiapkan sebanyak 16 posko siaga yang terdiri dari 15 posko di unit layanan serta satu posko di tingkat unit induk. Posko-posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi pemantauan sistem kelistrikan sekaligus titik respons cepat apabila terjadi gangguan pada jaringan transmisi.

Kesiapan tersebut turut didukung dengan berbagai peralatan penunjang untuk menghadapi kondisi darurat. Di antaranya 12 unit crane, 10 unit manlift, satu peralatan online washer, tujuh unit Emergency Restoration System (ERS), lima unit trafo mobile, serta tujuh unit DC mobile beserta perlengkapan teknis lainnya.

Seluruh peralatan tersebut dipastikan dalam kondisi siap operasi guna mempercepat proses penanganan apabila terjadi gangguan pada jaringan transmisi listrik.

READ  Transportasi Surabaya Makin Terintegrasi, Trans Jatim Tersambung dengan SRRL dan Angkot

Di sisi lain, PLN UIT JBM melalui bidang logistik juga telah menyiapkan berbagai material cadangan sebagai langkah antisipatif dalam kondisi darurat. Penempatan material tersebut telah mempertimbangkan faktor aksesibilitas dan jarak tempuh yang strategis sehingga dapat segera digunakan apabila terjadi kegagalan peralatan di lapangan.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja menegaskan bahwa kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman tanpa gangguan listrik.

“Melalui kesiapan personel, peralatan, serta dukungan material cadangan, PLN UIT JBM berkomitmen menjaga keandalan sistem transmisi selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan merayakan hari kemenangan dengan tenang tanpa khawatir terhadap pasokan listrik,” ujar Ika saat ditemui pada acara Visit Keandalan Transmisi UIT JBM, Jumat (13/3/2026).

Dengan berbagai langkah kesiapan tersebut, PLN UIT JBM optimistis dapat menjaga keandalan sistem kelistrikan selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, sehingga kebutuhan listrik masyarakat di wilayah Jawa Timur dan Bali tetap terpenuhi secara andal dan berkelanjutan. (AOB)