PemerintahanUmum

Ipuk Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Demi Kebijakan yang Tepat Sasaran

288
×

Ipuk Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Demi Kebijakan yang Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Bupati Ipuk mengalungkan tanda pengenal petugas sensus ekonimi 2026

JATIMHEBAT.COM – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah untuk satu dekade mendatang. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang akurat dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas sensus.

Hal tersebut disampaikan Ipuk saat Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dalam Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang dirangkaikan dengan Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Kamis (18/6/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Kegiatan tersebut diikuti ratusan petugas sensus dari Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuwangi. Upacara juga diikuti secara daring oleh kepala desa, kepala sekolah, guru, serta Satkorwilkerdik se-Banyuwangi.

Menurut Ipuk, sensus ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali memiliki peran strategis dalam memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Bagi Banyuwangi, sensus ini memiliki arti yang sangat penting. Melalui sensus ini kita akan mengetahui secara lebih akurat bagaimana perkembangan usaha masyarakat, sektor ekonomi yang tumbuh paling cepat, potensi ekonomi baru yang muncul, tantangan yang dihadapi pelaku usaha, serta peluang-peluang yang dapat kita optimalkan untuk masyarakat,” ujar Ipuk.

Ia menjelaskan, data yang akurat dan komprehensif akan membantu pemerintah menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, kebijakan berbasis data juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Karena itu, Ipuk menekankan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya menjadi tanggung jawab Badan Pusat Statistik semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar data yang dihimpun benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.

READ  Pemkab Banyuwangi Tiadakan Tour de Banyuwangi Ijen 2026, Fokus pada Program Prioritas Masyarakat

“Karena itulah keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya kepentingan BPS, tetapi merupakan kepentingan kita semua,” tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan sensus, Ipuk menginstruksikan seluruh perangkat daerah, kecamatan, desa, kelurahan hingga RT dan RW untuk memberikan dukungan penuh. Dukungan tersebut meliputi koordinasi, fasilitasi kegiatan lapangan, hingga memastikan proses pendataan berjalan aman dan lancar.

Selain itu, Bupati juga meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyuwangi menjadi duta kesadaran data. ASN diharapkan dapat memberikan contoh kepada masyarakat dengan menyampaikan informasi yang benar dan lengkap saat didata oleh petugas sensus.

“Jika menerima kunjungan petugas sensus, berikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya,” tutur Ipuk.

Dalam kesempatan yang sama, Ipuk mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan publik. Menurutnya, momentum Hari Kesadaran Nasional harus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur untuk memperkuat budaya kerja yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Upacara tersebut turut dihadiri Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rofiq Ripto Himawan dan Kepala BPS Banyuwangi Abdus Salam. Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan bantuan alat usaha bagi pelaku UMKM serta bantuan dari Baznas Banyuwangi berupa kursi roda, bantuan biaya pengobatan, modal usaha, dan beasiswa pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap dapat memperoleh data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang. (LCH)