Umum

Sustainability Report 2025 Ungkap Strategi Telkom Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

301
×

Sustainability Report 2025 Ungkap Strategi Telkom Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
TelkomGroup memperkuat transformasi bisnis dan implementasi ESG untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan, meningkatkan daya saing, serta menghadirkan nilai jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan bisnis.

JATIMHEBAT.COM – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menerbitkan Sustainability Report (SR) 2025 yang menegaskan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis dan transformasi perusahaan.

Laporan keberlanjutan tersebut mencerminkan langkah nyata TelkomGroup dalam membangun fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah perkembangan industri digital yang semakin dinamis dan meningkatnya tuntutan pemangku kepentingan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Seiring percepatan transformasi digital, perusahaan tidak hanya dituntut menciptakan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan keberlanjutan operasional, pengelolaan lingkungan, tata kelola perusahaan yang baik, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui Sustainability Report 2025, TelkomGroup menampilkan berbagai pencapaian dan inisiatif strategis yang selaras dengan agenda transformasi perusahaan TLKM 30. Agenda tersebut mencakup peningkatan operational excellence, penyederhanaan portofolio bisnis (business streamlining), monetisasi aset digital, hingga transformasi menuju strategic holding company yang lebih adaptif dan kompetitif.

Vice President Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, menegaskan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pertumbuhan perusahaan.

“Bagi TelkomGroup, sustainability bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan, melainkan bagian integral dari strategi perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing di era digital,” ujar Gunawan.

Ia menjelaskan, transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan bertujuan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan sekaligus memperkuat ketahanan bisnis di tengah perubahan lanskap industri yang terus berkembang.

ESG Jadi Fondasi Transformasi Bisnis

Dalam Sustainability Report 2025, implementasi ESG TelkomGroup dijalankan melalui tiga pilar utama, yakni Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business. Ketiga pilar tersebut menjadi fondasi perusahaan dalam menciptakan nilai ekonomi sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

READ  Transformasi Berjalan Sesuai Rencana, Telkom Raih Pendapatan Rp37,2 Triliun pada Kuartal I 2026

Melalui pilar Save Our Planet, TelkomGroup memperkuat berbagai inisiatif untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon. Upaya tersebut dilakukan melalui pengelolaan emisi, peningkatan efisiensi energi, optimalisasi penggunaan sumber daya, serta pengembangan infrastruktur digital yang lebih ramah lingkungan, termasuk green data center.

Sebagai perusahaan digital telekomunikasi, Telkom menyadari kebutuhan energi akan terus meningkat seiring berkembangnya layanan digital dan teknologi berbasis data. Karena itu, perusahaan berkomitmen meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung target keberlanjutan nasional maupun global.

Salah satu pencapaian penting dalam laporan tersebut adalah peluncuran Climate Transition Plan untuk pertama kalinya. Inisiatif ini menjadi tonggak strategis dalam memperkuat kesiapan perusahaan menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mengintegrasikan pengelolaan risiko iklim ke dalam perencanaan bisnis jangka panjang.

Penguatan Talenta Digital dan Inklusi

Pada pilar Empower Our People, TelkomGroup terus berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia sebagai faktor utama keberhasilan transformasi perusahaan.

Hingga tahun 2025, sekitar 21 persen posisi manajerial di TelkomGroup ditempati oleh perempuan, mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendorong keberagaman dan kepemimpinan yang inklusif.

Selain itu, lebih dari 20,2 persen talenta perusahaan telah masuk kategori digital talent sebagai bagian dari strategi peningkatan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri digital masa depan.

Komitmen perusahaan terhadap pelanggan juga tercermin dari peningkatan Net Promoter Score (NPS) yang berhasil meraih predikat “Excellent”. Capaian tersebut menunjukkan tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan yang terus meningkat.

Di sisi pemberdayaan ekonomi masyarakat, TelkomGroup terus memperkuat ekosistem digital melalui berbagai program pengembangan usaha. Sepanjang 2025, sekitar 12,6 persen UMKM binaan berhasil naik kelas dan meningkatkan kemandirian bisnis melalui pemanfaatan teknologi digital serta program pendampingan berkelanjutan.

READ  Bersertifikasi Standar Internasional, neuCentrIX Jayapura Hadirkan Layanan Digital yang Lebih Stabil dan Aman

Perkuat Tata Kelola dan Infrastruktur Digital

Sementara itu, melalui pilar Elevate Our Business, TelkomGroup terus memperkuat tata kelola perusahaan, manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap regulasi yang semakin kompleks di era digital.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan pada 2025 adalah pembentukan Direktorat Legal & Compliance sebagai bagian dari penguatan fungsi kepatuhan dan tata kelola perusahaan.

Direktorat tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko, kepatuhan regulasi, perlindungan data, serta keamanan informasi yang menjadi aspek penting dalam industri digital.

Selain memperkuat tata kelola, Telkom juga terus mengembangkan berbagai infrastruktur strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional. Infrastruktur tersebut meliputi data center, jaringan fiber optik, menara telekomunikasi, hingga konektivitas internasional.

Pengembangan infrastruktur itu menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab meningkatnya kebutuhan terhadap layanan digital, cloud computing, big data, dan teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI).

Dengan penguatan infrastruktur digital, pengembangan talenta, tata kelola yang semakin solid, serta implementasi strategi transisi rendah karbon, Telkom menegaskan komitmennya untuk terus mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi digital Indonesia. (XVC)