Olah RagaUmum

Persebaya Kalah 0-1 dari PSM Makassar, Gol Bunuh Diri Yuran Fernandes Jadi Penentu

290
×

Persebaya Kalah 0-1 dari PSM Makassar, Gol Bunuh Diri Yuran Fernandes Jadi Penentu

Sebarkan artikel ini
(foto Istimewa)

JATIMHEBAT.COM – Persebaya Surabaya harus pulang tanpa poin usai dipaksa menyerah 0-1 dari tuan rumah PSM Makassar pada pekan keenam Super League 2026/2027 di Stadion B. J. Habibie, Parepare, Kamis (22/10/2026). Gol bunuh diri Yuran Fernandes pada menit ke-74 menjadi pembeda sekaligus penentu kekalahan tragis Bajul Ijo dalam laga yang berlangsung sengit tersebut.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Bernardo Tavares. Padahal, Persebaya sempat bangkit dan membombardir pertahanan Tim Juku Eja pada paruh kedua pertandingan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Rotasi Skuad dan Lini Belakang yang Sempat Meredup
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui bahwa performa anak asuhnya kurang maksimal di babak pertama. Faktor perjalanan tandang yang jauh serta jadwal kompetisi yang padat memaksa juru taktik asal Portugal tersebut melakukan rotasi sejumlah pilar utama.

“Seperti yang kita ketahui, PSM Makassar bermain sangat rapat dan bertahan di area kotak penalti. Kami menempuh perjalanan jauh ke sini, sehingga saya melakukan beberapa rotasi untuk memberikan kesempatan bertanding kepada pemain lain,” ujar Tavares seusai laga.

Dinamika permainan di babak pertama sepenuhnya menjadi milik PSM. Kesalahan individu pemain Persebaya—termasuk momen pemain yang terpeleset—memberikan keuntungan bagi tuan rumah hingga berujung pada skema tendangan sudut yang mengancam.

“Di babak pertama, kami tidak bermain cukup baik. Namun di babak kedua, saya pikir kami tampil jauh lebih baik daripada tim lawan dan berhasil menciptakan lebih banyak peluang,” tambah Tavares.

Hujan Peluang Tanpa Gol dan Ketidakberuntungan Bajul Ijo
Memasuki babak kedua, Green Force tampil jauh lebih agresif. Alur serangan yang dimotori lini tengah Persebaya terus menekan pertahanan rapat PSM Makassar. Sejumlah ancaman berbahaya tercipta melalui tembakan Toni Firmansyah, sundulan Yuran Fernandes, hingga eksekusi penalti yang sayangnya gagal dikonversi menjadi gol penyama kedudukan.

READ  PN Banyuwangi Vonis Dua Pelaku Tindak Pidana Pajak, Negara Rugi Rp16,7 Miliar

Nahas, alih-alih mencetak gol, petaka justru menghampiri Persebaya pada menit ke-74 saat Yuran Fernandes salah mengantisipasi bola hingga bersarang di gawang sendiri.

“Kami terus berupaya melepaskan tembakan dan menguasai bola di area lawan. Kadang-kadang ada hari seperti ini dalam sepak bola. PSM Makassar tampil lebih beruntung dibanding kami hari ini,” jelas juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut.

Kekecewaan mendalam juga terpancar dari gelandang kreatif Persebaya, Francisco Rivera. Ia menilai Persebaya seharusnya bisa membawa pulang poin dari Parepare melihat dominasi mereka di babak kedua.

“Kami sangat kecewa karena tidak bisa mengambil tiga poin hari ini. Di babak kedua, kami memiliki banyak kesempatan meski sayangnya tidak berhasil mencetak gol. Kami akan bekerja lebih keras lagi untuk menghadapi pertandingan mendatang,” tegas Rivera.

Bangkit Menatap Derbi Jatim di Gelora Bung Tomo
Hasil minus dari kandang PSM tidak boleh diratapi berlarut-larut. Bernardo Tavares meminta seluruh pemainnya segera melakukan pemulihan kondisi (recovery) fisik dan mental sebelum melakoni laga krusial berikutnya.

Persebaya dijadwalkan langsung bertanding pada pekan ketujuh dengan menjamu rival sesama Jawa Timur, Madura United, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Senin, 26 Oktober 2026.

“Kami kehilangan tiga poin dan tentu harus memperbaiki beberapa hal. Hasil ini sudah tidak bisa diubah. Sekarang fokus kami adalah melakukan pemulihan kondisi dan bekerja keras menatap pertandingan selanjutnya,” pungkas Tavares (BMK)